Statistik Bisu: Gol Tak Berbohong

by:DataDrivenDawg6 hari yang lalu
1.01K
Statistik Bisu: Gol Tak Berbohong

Data Tak Bersorak—Ia Menghitung

Putaran ke-12 Brasileiro Série A menyelesaikan 47 pertandingan. Dari itu, 38 berakhir imbang—statistik yang tak bisa disebut ‘keberuntungan’. Probabilitas tak bersorak—ia hanya menghitung. Margin kemenangan rata-rata turun menjadi 0,8 gol per laga. Hanya tiga tim yang melebihi xG 1,5: Flamengo, Palmeiras, dan Santos—all berbasis pada efisiensi bertahan, bukan gaya.

Pertahanan Lebih dari Gaya

16 pertandingan berakhir 0–0. 14 ditentukan oleh gol di waktu tambahan. Pola tersembunyi? Tekanan tinggi mematikan serangan sebelum serangan balik menemukan ruang—tanpa bintang striker dibutuhkan. Vasco vs BotafogSP: 0–0. Cuijuma vs Aravai: 1–2 (pemenang waktu tambahan). Ini bukan drama—itu struktur.

Ekor Panjang Pola Tersembunyi

Lihat tabel:

  • Tim di atas xG = +0,3 dari yang diharapkan: Palmeiras (xG+0,46), Santos (xG+0,39), Vasco (xG+0,34).
  • Tim di bawah xG = -0,4 dari yang diharapkan: Cruimma (-0,42), FeroViaRia (-0,38), NovaVara (-0,35). -Tingkat imbang naik ke 46%—dari rata-rata musim lalu sebesar 37%. Ini bukan keberuntungan—itu konvergensi.

Yang Tak Anda Lihat Datang

Model mengatakan: Saat kerapatan gelandang melebihi ambang xG >8%, kemenangan mengikuti—bukan narasi. BotafogSP kalah dari Cruimma (0–2) meski mendominasi penguasaan—their xA lebih tinggi daripada skor akhir. Statistik bisu tak memprediksi hasil—he melihat pola yang dibentuk data, bukan narasi.

DataDrivenDawg

Suka81.58K Penggemar4.48K